| Aksi Solidaritas Peduli Palestina, Bundaran HI, Jakarta Pusat |
Alhamdulillah.
Bisa tambah satu postingan cerita lagi. ^^
Ya, beberapa minggu yang lalu, saya bersama dengan rekan-rekan perjuangan di LDK, menghadiri salah satu seruan jihad, hmm, tepatnya seruan aksi, untuk solidaritas peduli palestina dari komunitas ODOJ-ER. Dikumpulkannya masa di salah satu titik kota Jakarta yang jadi idaman para mahasiswa yang ingin beraksi, yaitu Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Ini merupakan aksi yang sudah kesekian kalinya saya ikuti, kalau diingat-ingat, dari setiap aksi yang saya ikuti, hampir semuanya aksi untuk saudara kita di Palestina. Entah kenapa, hanya ketika undangan aksi macam ini lah, kaki saya tergerak untuk segera turun ke lapangan bersama rekan-rekan seperjuangan. Ya Allah, kita semua berharap, semoga inilah tanda keimanan, yang tiada keraguan ketika hendak melakukan amalan kebaikan.
Tidak banyak yang ingin saya sampaikan pada postingan kali ini, hanya ingin menyampaikan beberapa hikmah atau pelajaran, yang saya dapat setelah merenunginya ketika dan setelah melakukan aksi ini, yang boleh jadi bisa bermanfaat dan menginspirasi pembaca sekalian, untuk ikut meramaikan aksi-aksi berikutnya. :)
Ada beberapa hikmah yang bisa saya petik, ketika melakukan aksi turun kelapangan, dalam kapasitas sebagai mahasiswa:
Yang pertama, merealisasikan salah satu peran mahasiswa sebagai social control dalam kehidupan bermasyarakat.
Ya, peran ini adalah amanah masyarakat. Mahasiswa sebagai manusia terdidik yang dianugerahi kemampuan berfikir yang tinggi, kecakapan analisa dan keterampilan menyelesaikan masalah , memiliki tanggung jawab untuk senantiasa berada di garda terdepan dalam menjaga kondisi sosial yang terjadi di masyarakat. Sekaligus juga menyadarkan warga masyarakan yang boleh jadi belum sadar dengan keadaan. Suara kita mewakili suara masyarakat, sehingga memiliki pengaruh yang lebih mungkin untuk didengar oleh pemerintah ketika terjadi ketimpangan-ketimpangan di tengah masyarakat.
![]() |
| Barisan akhwat yang terlihat tidak mau kalah menunjukkan dukungannya |
Yang kedua, mengkonsolidasikan dukungan moral dan doa untuk saudara kita di Palestina dalam wujud yang lebih besar, aksi. Dunia melihat, dan palestina pun melihat. Saya yakin saudara palestina akan sangat senang ketika mengetahui kita memberi dukungan kepada palestina selepas sholat kita, namun akan lebih menyenangkan mereka ketika mengetahui bahwa dukungan itu diberikan oleh saudara-saudaranya dari berbagai penjuru, meninggalkan rumahnya masing-masing, menempuh perjalanan jauh untuk berkumpul di satu titik, menggalang donasi besar-besaran, penyadaran masyarakat sekitar, dan kemudian memanjatkan doa bersama di lapangan, di tengah turunnya hujan yang membasahi badan ! Mustajab insyaAllah.
Yang ketiga, dengan aksi, mampu menggetarkan keimanan. Ya, getaran itu terasa ketika mendengar takbir yang menggema di lapangan, dan semakin dikuatkan lagi dengan orasi penyadaran yang kita dengar langsung dari para tokoh dan pemuka agama, yang insyaAllah mereka adalah orang-orang sholeh, orang-orang yang begitu hebat amal kebaikannya.
Ya, kurang lebih tiga poin hikmah ini lah, yang membuat saya sadar, kenapa kita mahasiswa perlu untuk turun kejalan melakukan aksi semacam ini. Kalau ada yang mau menambahkan, monggo silahkan.^^
Allahu A'lam.
Yang ketiga, dengan aksi, mampu menggetarkan keimanan. Ya, getaran itu terasa ketika mendengar takbir yang menggema di lapangan, dan semakin dikuatkan lagi dengan orasi penyadaran yang kita dengar langsung dari para tokoh dan pemuka agama, yang insyaAllah mereka adalah orang-orang sholeh, orang-orang yang begitu hebat amal kebaikannya.
Ya, kurang lebih tiga poin hikmah ini lah, yang membuat saya sadar, kenapa kita mahasiswa perlu untuk turun kejalan melakukan aksi semacam ini. Kalau ada yang mau menambahkan, monggo silahkan.^^
Allahu A'lam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar